Selasa, 06 Mei 2014

[motivasi diri] Menulislah dan Jadilah Abadi

Posted by Melani Ivi | 5:05:00 PM Categories:


“Manusia bukanlah makhluk abadi; suatu saat pasti mati. Jangan biarkan bumi mengenangmu dalam sebaris nama tiada arti. Biarlah tulisanmu membekaskan berjuta kisah yang kelak tersampai ke kehidupan kedua nan abadi.”

“Pena yang lincah dan aksara bertuah makna bahkan bisa lebih tajam dari sebilah pedang. Pentaskanlah kisah pergulatan kebaikan dan keburukan. Buatlah jiwa-jiwa dahaga menenggak segarnya tetesan hikmah dan bersua cerlang hidayah.”

“Menulislah beserta kejujuran. Aksara yang dirangkai dari kelindan rasa dan asa yang jujur akan mampu memetik dawai makna dan menggubah notasi jiwa sang pembaca.”

“Jadilah penulis kreatif dan inspiratif; jangan jadi pengekor dan plagiator. Tiap pribadi itu unik, terangkai dari kepingan-kepingan puzzle peristiwa yang terekam dalam ceruk jiwanya. Bacalah buku bergizi dan telisiklah inspirasi dari drama kehidupan yang manusiawi.”

“Tetapkanlah visi dan misi, lalu bebaskan pena meliuk berirama. Tak usah hirau cemooh para komentator. Kala kau putuskan berproses tiada jeda, mereka akan menelan hinaan di masa depan.”


Di atas adalah kata-kata mutiara motivasi diri untuk terus menulis yang diikutsertakan dalam 

Lomba Menulis Kata Mutiara FAM Berhadiah Novel “Rinai Kabut Singgalang” dan Novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh”
oleh: FAM grup

Reaksi:

2 komentar:

  1. Wah mak.. kata-kata mutiaranya mantap sekali.

    "Tiap pribadi itu unik, terangkai dari kepingan-kepingan puzzle peristiwa yang terekam dalam ceruk jiwanya."

    Tiap pribadi memiliki pengalaman dan kisahnya sendiri-sendiri. Menuliskannya dan menjadikannya peninggalan untuk anak-cucu kita sebagai kenangan. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. pas dapat feel itu, muncul begitu saja... makasih kunjungannya ya, salam kenal :)

      Hapus

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube